TUKAR DUID

Showing posts with label informasi. Show all posts
Showing posts with label informasi. Show all posts

6.13.2010

GRATISKAN JUALAN ANDA (!)


Bagikan

Jumat pukul 11:06

“Cara jualan kamu kuno !” Demikian kata seorang pengusaha senior kepada saya ketika kami sedang berbuka puasa bersama, bulan Ramadan lalu. Saya tergagap. Wah, baru kali ini ada yang mengatakan demikian tentang model bisnis saya. Tapi berhubung beliau jauh … jauh … jauh … lebih berpengalaman dibanding saya, dengan usaha yang skala nya ratusan kali lipat usaha saya, saya tidak punya pilihan lain selain mendengar kritikan beliau. Saya menahan nafas menunggu kalimat beliau berikutnya.

Beliau menambahkan, “Kalau kamu bisnis IT, nyuruh pelanggan beli produk, itu bisnis jaman dulu”. Saya mulai paham. Karena beberapa pelanggan saya ada yang memang menggunakan pola pembayaran bulanan atau sewa. Tidak mau kalah saya langsung berkomentar: “Kalau sewa atau bayar biaya bulanan bagaimana Pak?” Beliau menjawab: “Itu lebih baik. Tapi itu sekarang juga sudah kuno!” Nah ini bikin saya kaget lagi. “Yang gak kuno gimana dong Pak?”, saya makin penasaran. “Yang gak kuno itu kalau pelanggan gak usah bayar !.” Nyaris saya lompat dari kursi. Gratis? Musti bayar gaji karyawan dari mana? Beliau hanya tertawa-tawa, membuat saya makin penasaran.

Seolah “Law of Attraction” bekerja keras untuk saya. Dua minggu kemudian tanpa sengaja saya nemu buku baru karya salah satu penulis favorit saya Chris Anderson, judulnya: “Free: The future of radical price”. Ya, pengusaha senior tadi ternyata benar! Masa depan ternyata ada pada harga nol, alias gratis. Pelanggan gak usah bayar.

Semua Serba Gratis
Tidak dapat disangkal, virus gratis memang sudah menjalar kemana-mana. Kita sekarang bisa dengan mudah mengakses internet di mall-mall melalui infrastruktur hot-spot gratis. Saya menggunakan laptop dengan OS Linux Ubuntu yang dibagi-bagikan gratis oleh Canonical, mengetik dengan word-processor OpenOffice yang disediakan gratis oleh Sun Microsystem, menggunakan browser Firefox yang gratis, menggunakan layanan email gratis dari Google, chatting gratis melalui Yahoo Messenger dan mengakses jaringan seperti Facebook secara gratis. Malah kalau online nya di bandara, kopi yang menemani saya online pun gratis, komplimen dari lounge yang disponsori penerbit kartu kredit yg saya pakai. Chris Anderson malah mengetik seluruh isi buku nya melalui aplikasi Google Docs, word processing gratis yang disediakan online oleh Google.

Tunggu … kenapa yang gratis hanya layanan-layanan yang terkait dengan internet? Oh tidak. Diluar itu Anda juga dengan mudah menemukan produk atau layanan gratis atau sangat murah. Memang tidak semua sudah tersedia di Negara kita. Beberapa tahun lalu, kalau ingin pasang antenna parabola di rumah, kita harus membayar cukup mahal. Sekarang antenna parabola “dipinjamkan” oleh provider layanan siaran TV melalui satelit. Modem bisa kita peroleh gratis jika kita berlangganan broadband. Hampir semua penerbit kartu kredit sudah menggratiskan iuran tahunan-nya. Low cost airlines telah merevolusi dan mempelopori penjualan tiket pesawat terbang sangat murah atau bahkan gratis. Di Negara-negara maju, daftar produk gratis ini semakin banyak. Anda dapat memiliki handphone dengan gratis, tentu dengan kontrak berlangganan tertentu. Memiliki laptop gratis, dengan berlangganan akses broadband. Singkat kata semua ada versi gratis nya, bahkan mobil gratis pun ada. Kalau majalah gratis sudah sangat biasa, Di Tokyo, malah ada toko yang menyediakan 5 item gratis untuk setiap pengunjungnya, mulai dari lilin, mie instan, sampai krim wajah.

Makan Siang Gratis Memang (Pernah) Ada
Anda tentu pernah mendengar ungkapan “tidak ada makan siang gratis”. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari jaman Cowboy di Amerika Serikat. Pada waktu itu banyak Saloon, tempat nongkrong orang Amerika jaman dulu, yang menyediakan makan siang gratis untuk menarik pengunjung. Makan siang nya memang benar-benar gratis. Tapi pengunjung harus bayar mahal untuk yang lain-lain, seperti minuman, permainan kasino, sewa kamar, dsb.
Bagi-bagi produk gratis juga awalnya dilakukan oleh King Gillette, pencipta silet cukur pertama di dunia. Jaman dahulu pria bercukur dengan pisau cukur lipat yang tidak praktis, harus sering di asah, dsb. Ide menggunakan pisau cukur super tipis yang tidak perlu diasah, tapi dibuang jika sudah tumpul, adalah ide baru yang awalnya sulit dipahami. Gillette pun membagikan secara gratis sebagai marketing gimmick produk lain, dengan harapan pengguna baru yang menyukai ide ini selanjutnya akan membeli. Misalnya bekerjasama dengan bank, pisau baru Gillette dijadikan bonus bagi pembuka rekening tabungan. Dan Gillette benar, lambat laun pisau cukur Gillette dikenal dan kemudian mendunia hingga hari ini.

Jell-O, dessert paling popular di Amerika juga awalnya sulit untuk dijual. Peter Cooper, penemu makanan dari gelatin ini kesulitan memperkenalkan produk baru nya. Baru setelah produk ini dipasarkan oleh genius pemasaran dan orator Francis Woodward, Jell-O menemukan tempatnya di pasar. Woodward bukan membagikan produk ini secara gratis. Namun mencetak dan membagikan buku resep gratis untuk memberi ide kepada calon pelanggan, bahwa Jell-O sangat praktis dan dapat disajikan dengan berbagai variasi. Woodward yang membeli lisensi Jell-O hanya seharga $450 sukses besar.

Dari Kelangkaan Menuju Keberlimpahan
Model gratis a la Saloon, Gillette dan Jell-O adalah model-model gratis abad lalu, yang hingga sekarang masih sering digunakan. Namun, abad 21 telah menciptakan model bisnis gratis baru. Model bisnis yang digerakkan oleh kemudahan dan teknologi.

Plastik pada awalnya dirancang sebagai produk eksklusif. Riset dan produksinya memerlukan biaya mahal. Plastik juga lebih kuat dan tahan lama disbanding kayu. Jadi sudah selayaknya produk dari plastic dijual mahal. Namun, kita lihat hari ini, plastic demikian berlimpah ada dimana-mana. Plastik pada akhirnya menjadi komoditas yang berlimpah dan murah.

Barang elektronik modern tumbuh pesat setelah transistor ditemukan. Pada awalnya transistor adalah barang langka yang mahal. Tahun 1961 harga 1 buah transistor adalah $ 10. Kurang dari 10 tahun harga nya sudah tinggal $1 sen. Dan hari ini, sebuah microchip yang setara dengan 2 milyar transistor hanya dijual $ 300, atau 0.000015 sen per transistor. Hal yang sama terjadi juga untuk kapasitas penyimpanan disk dan juga bandwidth, yang semakin lama semakin murah. Inilah yang kemudian memicu revolusi digital yang merubah cara pandang pengusaha dalam mencari revenue.

Ketika sebuah produk telah menjadi komoditi yang “terlalu murah untuk dihargai”, maka kita tidak lagi bisa mengandalkan harga produk sebagai sumber revenue kita. Harga sangat terkait dengan kelangkaan, sementara yang kita hadapi adalah keberlimpahan.

Gratis? Dari Mana Uangnya?
Menjalankan usaha memang tetap harus berorientasi pada profit, yang sumber nya adalah revenue dikurangi cost. Model bisnis gratis pada dasarnya melakukan kreatifitas pada sumber revenue, bukan menghilangkan revenue. Jika semula revenue semata dari harga jual, maka dengan prinsip keberlimpahan, kita coba mencari revenue dari sumber lain. Beberapa model bisnis yang ada adalah:

Subsidi Silang Langsung
Ini model generasi pertama. Revenue dari sumber lain memberikan subsidi silang untuk item yang sengaja dibuat lost. Misalnya, gratis handphone, tapi bayar talktime. Gratis antenna parabola, bayar biaya langganan. Gratis software, bayar hardware. Dsb. Termasuk model bisnis yang digunakan Canonical yang membagikan OS Ubuntu Linux secara gratis. Software nya memang gratis, tapi jika perusahaan kemudian butuh jasa konsultasi, training dan implementasi Ubuntu resmi dari Canonical, perusahaan tersebut harus membayar mahal.

Subsidi Pihak Ketiga
Ini model bisnis yang digunakan Radio, TV dan Majalah Gratis. Pelanggan gratis, tapi pemasang iklan bayar. Digunakan juga oleh penerbit kartu kredit yang menggratiskan iuran, tapi memberikan charge yang mahal ke merchant. Diskotik juga menjadi pelopor model ini melalui program “ladies night”. Gratis untuk pengunjung wanita, tapi pengunjung pria membayar.

Freemium
Ini model yang sering digunakan perusahaan konsultan dan teknologi informasi. Gratis untuk versi yang generic, tapi membayar untuk versi premium. Bisa juga divariasikan dengan modul. Untuk modul terbatas gratis, modul yang lebih lengkap bayar. Gratis untuk konsultasi awal, bayar untuk jasa konsultasi yang lebih lengkap. Gratis untuk overview seminar, bayar untuk training yang lebih lengkap.

Nonmonetary
Ini yang 100% gratis. Jasa yang diberikan sama sekali gratis. Imbalan yang diterima penyedia jasa adalah perhatian dan reputasi. Dan dengan reputasi yang semakin meningkat, dikenal dimana-mana, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendatangkan revenue. Musisi yang memberikan karya nya secara gratis dan memperoleh reputasi dan perhatian, dapat menghasilkan revenue dari konser-konser ataupun penjualan merchandise nya.

Sebelum Menggratiskan Jualan Anda
Oke … oke, mungkin kedengarannya masih menakutkan untuk menggratiskan begitu saja jualan Anda. Memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menggratiskan jualan Anda:

Pertama, Sesuaikan dengan model bisnis yg ada sekarang. Anda harus analisa baik-baik dari mana sumber revenue Anda. Secara umum menggratiskan jualan Anda dimaksudkan untuk memperbesar revenue, bukan mengurangi revenue. Kalau Anda jualan baju dan membagi-bagikan begitu saja produk terbaru Anda, sulit dibayangkan untuk mendapat revenue yang lebih besar. Tapi jika Anda member subsidi pada asesoris dan membagikan gratis sebagai gimmick untuk memperoleh pelanggan yang lebih banyak, jauh lebih masuk akal. Atau mungkin yang bisa digratiskan adalah catalog, newsletter atau buku kecil tentang bagaimana memanfaatkan produk Anda secara maksimal.

Kedua, gratis akan efektif jika sifatnya masal, melibatkan crowd yang besar. Karena dengan biaya yang sudah ditetapkan, maka semakin besar pelanggan terlibat, biaya per pelanggan akan semakin kecil hingga nyaris nol. Membagikan software gratis kepada 100 orang atau 1 juta orang akan sangat berbeda. Maka Canonical dengan Ubuntu nya rajin mengirim CD gratis. Dalam ekonomi digital eksistensi produk kita di pasar akan sangat tergantung pada atensi dan reputasi. Gratis adalah senjata untuk mencapai dua hal tersebut.

Saya menutup buka bersama dengan pengusaha senior yang saya ceritakan di depan dengan perasaan puas. Beliau menceritakan dengan detil “resep rahasia” menggratiskan layanan IT beliau, dan tetap memperoleh revenue dari tempat lain. Sebelum kami berpisah, beliau mengucapkan kalimat: “Oh ya, kalau semua sudah gratis, gratis pun jadi kuno. Harusnya pelanggan gak usah bayar, malah dibayar!” Waduh …. (FR)

SUMBER : http://fauzirachmanto.blogspot.com/2009/10/gratiskan-jualan-anda.html

3.25.2010

TEMAN - TEMAN BUTUH PENDANAAN

Assalamu alaikum Wr.Wb.
Kawan2 bila ada yg memerlukan pendanaan buat keperluan pengerjaan
projek bisa hubungi saya,dipenuhi saja syarat2nya ,dan untuk besaranya
jumlah pinjaman berdasarkan kebutuhan saja ,artinya kami tidak hanya
melayani yang jumlahnya Milyar tapi puluhan maupun ratusan juta kami
layani dengan senang hati.

Saya tunggu kabar beritanya



syarat pinjamannya sih standart aja ,
Utk Perusahaan :
1. Copy KTP pengurus
2.Akte pendirian Perusahaan dan akte perubahan ( bila ada ) dan
pengesahan kehakiman
3.NPWP
4.TDP
5. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
6. SIUP
7. Foto Copy jaminan ( sertifikat )
8. Rekening koran 3 bulan terakhir dan neraca rugi laba

utk jenis kredit kita ada di list produk, bisa yg angsuran tetap atau
plafon, tergantung kebutuhan.

Kalau ada keperluan yg bener2 urgent,bisa bantu utk pakai
system breeging dl selama 3-6 bulan dgn kondisi bunga per 3 bln 10%
dan bisa reschedule 3 bln ke depan lg.
utk persyaratan sama aja dgn pinjaman melalui bank, tetap harus ada
fix asset yg mengcover jumlah pinjaman tsb,

Untuk kondisi back 2 back kami bisa memberi pinjaman s/d 90%
dari jumlah dana yg di depositokan di bank yang kami tunjuk , dgn kondisi bunga
tergantung nego kemudian.

12.25.2008

UNDANGAN DIALOG

DIALOG KEBANGSAAN - "Pemilu 2009 dan Arah Baru Budaya Politik Indonesia"
chairulsahbana
Tempat : Auditorium Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina
Tanggal : Jumat, Des 26, 2008
Waktu : 13.30-17.00 Wib
Institusi : KIBAR-PSIK
Partisipan : Umum
Keterangan : Sekolah Politik Kerakyatan-Komunitas Indonesia Baru (KIBAR) bekerja sama dengan Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Universitas Paramadina (PSIK) hadir dalam dialog kebangsaan dengan narasumber sebagai berikut.

Keynote Speaker : DR.Ir.H.Akbar Tandjung (Mantan Ketua DPR)
Narasumber : 1.Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina)
2.Yudi Chrisnandi (Anggota DPR/Tokoh Politisi Muda)
3.Budiman Sudjatmiko (Tokoh Politisi Muda PDI-P)
4.Ahmad Hanafi Rais (Koordinator Nasional KIBAR)

Moderator : Arif Susanto (Dosen Universitas Paramadina)

mohon konfirmasi kehadiran
ketik (Reg_KIBAR_Nama) kirim ke 0816 713 729
Contact Person
E-mail : chairulsahbana@gmail.com
Telp : 0816713729

9.02.2008

Lamaran Kerja di Kapal Pesiar

Dear ALL,

Ada berita bagus yang pasti akan banyak membantu saudara kita, teman-teman kita, ataupun tetangga kita mungkin.

PT Meranti Magsaysay membuka lowongan sebagai "GALLEY UTILITY" untuk bekerja di Kapal Pesiar Costa dengan rute Europe
Apa sih Galley Utility itu? Orang yang bekerja di dapur dan bertanggung jawab untuk membersihkan dapur dan perlengkapannya. Jelas, bukan pekerjaan yang ringan.

Persyaratan :
1. Umur Dibawah 30 th
2. Tinggi Minimal 168 cm dan berbadan sehat dan KUAT.
3. Pendidikan Minimal D1 dari SEMUA JURUSAN
4. HARUS bisa berbahasa Inggris.

Gaji yang ditawarkan Euro 500 per bulan dan lama kontrak adalah 8 bulan. Kalau kita rajin, tersedia banyak side job buat dapat uang tambahan.
Kalau Euro 1 = Rp. 14.000, artinya bisa dapat 7 juta tiap bulannya. Lumayan kan? Bisa jalan-jalan gratis ke Eropa dan dapat makan minum gratis pula di kapal. Kalau kita hemat, bisa bawa pulang minimal 50 juta setelah bekerja 8 bulan di kapal.

Bagi yang berminat, bisa datang langsung dengan membawa CV + foto + fotocopy sertifikat ke: PT Meranti Magsaysay, Gedung Graha Bintang, Jl. Talang Betutu No. 5, Jakarta 10230. Ditujukan kepada Recruitment Department. Atau bisa hubungi Rumata di HP 08158817763.

Tolong email ini diforward ke teman-teman lainnya yang mungkin bisa terbantu dengan adanya kesempatan ini.

Best Regards,

Rumata Siregar

7.25.2008

INFORMASI PELATIHAN CSR

Proposal Training : CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ( CSR)

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau biasa disebut Corporate Social Responsiblity (CSR), merupakan suatu upaya sungguh-sungguh dari perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif operasinya dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap seluruh pemangku kepentingannya, untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan ( A+ CSR Indonesia). Sedangkan cakupan CSR yang salah satu pemangku kepentingan (stake holdernya) adalah para pekerjanya, dimana dalam pelaksanaannya perusahaan tidak hanya bertangung jawab kepada pemilik modal (share holder) melainkan kepada seluruh pemangku kepentingan, internal maupun eksternal.
Dalam kaitan itulah, CSR dipandang sebagai sebagai sebuah keharusan, karena semakin diakui bahwa perusahaan sebagai pelaku bisnis, tidak akan bisa terus berkembang jika menutup mata atau tidak mau tahu dengan situasi dan kondisi lingkungan sosial tempat ia berusaha.
Banyak perusahaan di Indonesia sering menerjemahkan CSR sebagai upaya menampilkan diri di hadapan pemangku kepentingan eksternalnya, sehingga sebetulnya bukan hanya pekerja saja yang diabaikan, melainkan berbagai dampak lain yang seharusnya diinternalisasi menjadi terpinggirkan. Perusahaan seakan sibuk “tampil” di panggung-panggung “kepedulian sosial” yang dibuat oleh berbagai media massa, namun tak abai pada tanggung jawab yang sebenarnya ( Jalal, CSRI.)
Demikian halnya, kewajiban perusahaan untuk melaksanakan CSR juga telah tercantum dalam pasal 74 Undang-undang Perusahaan Terbatas (UU PT. NO.25 Thn.2007), termasuk juga dalam Draft ISO 26000 yang dengan tegas dinyatakan bahwa Tenaga Kerja menjadi salah satu standar tanggung jawab sosial yang yang tidak boleh begitu saja ditinggalkan.
Terhadap hal-hal tersebut, bagaimana dan dimana peran Serikat Pekerja dan apa kepentingan Serikat Pekerja/ Organisasi Pekerja tentang CSR, terutama dalam memperjuangkan hak-haknya guna lebih mensejahterakan anggota dan keluarganya.

MAKSUD & TUJUAN

1. memberikan pemahaman dasar tentang Corporate Social Responsibility (CSR)
2. mendorong terciptanya kolaborasi positif antar pemangku kepentingan, terutama dalam agenda sosial perusahaan dengan lingkungannya
3. dapat berpartisipasi dalam program dan pelaksanaan CSR di perusahaan

TEMPAT & WAKTU TRAINING :

- Dwima Hotel & Conventions, Jl. Raya Puncak 286- Cipayung, Bogor.
Telp (0251) 258258, Fax (0251) 257425
- Tanggal 1 – 2 Agustus 2008

NARA SUMBER :

- Lembaga CSR Indonesia ( Jalal, Pamadi, Taufik Rahman)
- DPN Apindo





KONSTRIBUSI :

- biaya Rp.350.000,-/ peserta ( termasuk materi , sertifikat, penginapan, 3 x makan, dan snack)

PEMBAYARAN :

Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2008, melalui BCA Cabang Kemang, Jakarta Selatan a/n PT. Puteratama Unggul No. Rek. 622.0300.968

REGISTRASI & INFORMASI :

- Registrasi (pendaftaran) melalui Fax ke No.021-7889.1217 ( dengan mencamtumkan nama lengkap, organisasi / jabatan , No.tel/Hp atau e-mail )
- Informasi : Tel. 021-999.22217, 0813.99922217, 0815.1872926, e-mail : info@in-trend.net



JADUAL ACARA :

Jum’at ,1 Agustus 2008 ( Hari I ) :

13.00 – 15.30 : Registrasi Peserta ( check in)
15.30 – 16.00 : Pembukaan Training
16.00 – 18.00 : Apa & Bagaimana CSR
18.00 – 19.30 : Rehat ( Makan Malam)
19.30 – 22.00 : Peran dan Fungsi CSR dalam UU PT.No.25/2007 dan Draft ISO 26000 bagi
Kepentingan Pekerja

Sabtu, 2 Agustus 2008 ( Hari II ) :

07.00 – 08.00 : Sarapan Pagi
08.00 – 09.30 : Brain Storming tentang Taktik dan Strategi Serikat Pekerja (SP) dalam Program dan
Pelaksanaan CSR
09.30 – 10.00 : Rehat
10.00 – 12.00 : Panel Diskusi Pemangku Kepentingan Perusahaan dan Pekerja / organisasi pekerja
12.00 – 12.30 : Penutupan Training
12.30 – 13.00 : Makan Siang ( Check Out)







No. : 011/IT-Trn/VII/08 Jakarta, 21-Juli-2008
Lamp : 2 ( dua ) lembar

Kepada Yth.
Bpk/i
……………………………..
……………………………..


Hal : Undangan Training CSR bagi Serikat Pekerja/Umum

Dengan hormat,

Semoga kita semua senantiasa mendapat pelindungan Tuhan YME dan selalu sukses dalam menjalankan aktifitas dan kewajiban sehari-hari, amiin.

Kami merupakan lembaga training dan konsultan terutama masalah Ketenagakerjaan (Hubungan Industrial ) dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), mengundang para aktifis pekerja atau pengurus Serikat Pekerja dalam acara pelatihan yang akan diselenggarakan pada:

Hari : Jum’at - Sabtu / 1 – 2 Agustus 2008
Tempat : Hotel Dwima, Jl. Raya Puncak 286, Cipayung, Bogor
Topik : Corporate Social Responsibility (CSR) bagi Kepentingan Pekerja

Mengingat masih minimnya pemahaman dan pengetahuan para aktifis pekerja dan pengurus Serikat Pekerja perihal CSR, maka pelatihan ini diharapkan akan mempertajam wawasan dan memberikan wacana terutama guna meningkatkan peran dan fungsi Serikat Pekerja dalam memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.
Hal-hal lain tentang training ini, kami cantumkan dalam proposal ( seperti terlampir), dan mengingat terbatasnya peserta mohon segera melakukan registrasi selambat-lambatnya tanggal 30 Juli 2008.

Demikian undangan ini, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.


Hormat kami ;




D.Purwantoro
Managing Director

2.21.2008

LOWONGAN KERJA

Bagi teman - teman berikut ini ada lowongan untuk Posisi sebagai Cashier dan juga Attendant di PT.Sunparking, sebuah perusahaan pengelolaan perparkiran, bila ada yg berminat tolong kirimkan CV anda atau teman-teman anda.ke Bapak Joni Yusup HRD Managemen PT.Sunparking , Jalan Makaliwe No.44 Grogol Jakarta Barat ( jangan lupa tuliskan referensi dari Milhan )

DATA WILAYAH / AREA SUNPARKING :

ü JAKARTA TIMUR 9 Tempat
ü BOGOR 3 Tempat
ü JAKARTA SELATAN 21 Tempat
ü JAKARTA UTARA 6 Tempat
ü JAKARTA PUSAT 13 Tempat
ü JAKARTA BARAT 11 Tempat
ü DEPOK 2 Tempat
ü TANGERANG 9 Tempat
ü BEKASI 2 Tempat
ü CIKARANG 3 Tempat

Total : 79 area / tempat
PERSYARATAN
MENJADI - ATTENDANT & CASHIER

ü Tinggi Badan
o Pria : 168 cm, Berat Badan : Proporsional
o Wanita : 155 cm, Berat Badan : Proporsional
o Status : Single
ü Umur
o Pria Min : 18 Tahun Max : 25 Tahun
o Wanita Min : 18 Tahun Max : 22 Tahun
o Status : Single
ü Pendidikan minimum : SMU/Sederajat
ü Membawa lamaran lengkap
o Daftar Riwayat Hidup
o Pasphoto berwarna 4X6 = 2, 3X4 = 2
o Photocopy ijazah + Transkrip Nilai (ijazah asli diperlihatkan)
o Photocopy KTP yang masih berlaku (KTP asli wajib diperlihatkan)
o Surat Keterangan Sehat dari Dokter (wajib & harus asli)
o Surat SKCK dari Kepolisian yang masih berlaku (asli diperlihatkan)
o Surat Keterangan Domisili dari RT/RW setempat (apabila KTP luar DKI)
ü Menguasai dasar dasar computer (mengetik minimal 10 jari)
ü Rambut Pria : max 2 cm (wajib)
ü Rambut Wanita : memakai Hairnet (bila pendek dijepit)
ü Tidak kacamata, tidak berkumis, tidak berjenggot, tidak ada tindik, tidak ada Tato, tidak bau badan, Tidak merokok, tidak Narkoba
ü Mengenakan kemeja putih polos
ü Mengenakan celana panjang hitam polos (dari bahan kain)
ü Memakai sabuk/gesper hitam
ü Memakai sepatu warna hitam (pantopel)
ü Lulus test Seleksi

what a wonderful of Love

what a wonderful of Love

RADIO

Hot Radio
Share |

Walaoe poen Hidoep dalam hajat itoe tidak lah moedah namoen djangan lah hidoep diboeat soesah

Walaoe poen Hidoep dalam hajat itoe tidak lah moedah namoen djangan lah hidoep diboeat soesah
Sang Empoenya Boekoe Biroe agar khalayak dipermakloemkan :)

Mesin Pencari Web & Site

Google

Je t'aime la Mer

Je t'aime la Mer

BoeKoeBiroe Stats

Chateau

Chateau

Leave ur message please!


Free shoutbox @ ShoutMix

Negara yang masuk ke Dunia Koe

Add to Technorati Favorites
Powered By Blogger